Ada 7 (tujuh) ciri orang percaya / Kristen yang hidup di dalam anugerah dan janji yang diberikan Allah adalah: 1. Berusaha menambahkan iman kebajikan (2 Petrus 1: 5). Iman kebajikan adalah iman yang mendatangkan kebaikan (keselamatan, keberuntungan); perbuatan baik. Allah sebagai pemberi anugerah maka ada usaha, tindakan nyata yang dinyatakan Ajaklah para remaja putra untuk menemukan teladan dari orang-orang yang memiliki landasan iman dalam ceramah Penatua Quentin L. Cook “Landasan Iman” atau ceramah dari Penatua Neil L. Andersen “Iman Bukanlah Suatu Kebetulan, Namun Melalui Pilihan.” Mintalah mereka untuk membagikan apa yang mereka temukan. Ciri ke-4 (dari 4 Ciri Gereja) Ciri yang terakhir dari Gereja Katolik adalah apostolik. Dengan ciri ini mau ditegaskan adanya kesadaran bahwa Gereja “dibangun atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru” (Ef. 2:20). Gereja Katolik mementingkan hubungan historis, turun temurun, antara para rasul dan “Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang bila disebut nama Allah Subhanahu Wata’ala gemetarlah hati mereka dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka, dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.” 2. Khusyuk saat Melaksanakan Salat. Khusyuk dalam sholat merupakan satu dari 10 ciri-ciri orang beriman lainnya. Ciri satu, menegaskan bahwa Gereja sebagai kumpulan orang- orang beriman kepada Kristus hendaknya berhimpun menjadi umat Allah (1 Petrus 2:5-10) dan menjadi satu Tubuh (1 Korintus 12:12). Kudus Ciri Kudus menegaskan bahwa Gereja dipanggil kepada kekudusan oleh Tuhan, “Hendaklah kamu sempurna sebagaimana Bapamu di surga sempurna adanya Kita dapat mempelajari firman-Nya dalam tulisan suci. “Dan karena semua orang tidak beriman, carilah dengan tekun dan saling mengajarlah kata-kata yang bijaksana; ya, carilah kamu dari segala kitab yang terbaik kata-kata yang bijaksana, carilah pengetahuan yaitu dengan belajar dan juga dengan iman” . Perbandingannya juga dapat diperoleh dari Al-Qur'an. Allah menyampaikan firmanNya kepada orang beriman untuk menghadapi orang munafik hanya pada dua ayat saja. Begitu pula dengan menghadapi orang kafi hanya ada dua ayat. Sementara dalam menghadapi orang munafik, Allah menurunkan firmanNya sebanyak 13 ayat di dalam Surah Al-Baqarah. Hal tersebut membuat bangsa Israel mengalami penghukuman dari Tuhan dengan menginjikan mereka ditawan ke bangsa Babel selama 70 tahun (Yer. 17:3-4; Yer. 7: 29-31. Untuk itu, Sahabat yang Mengandalkan Tuhan! Melalui Nabi Yeremia, maka sebagai orang percaya, anda juga diingatkan Tuhan untuk tidak melakukan penyembahan berhala. Orang Beriman itu Bertingkat-Tingkat. Orang beriman itu bertingkat-tingkat dalam hal iman pada hatinya. Yang paling utama dari orang beriman adalah para rasul ulul ‘azmi (Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, Muhammad ‘ alaihimush shalaatu was salaam ). Yang paling rendah dari mereka yang beriman adalah ahli tauhid yang terkotori kubangan maksiat. Mereka itu termasuk orang-orang saleh." Ciri lainnya tertera pada QS al-Ankabut ayat 9: وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَنُدْخِلَنَّهُمْ فِي الصَّالِحِينَ "Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh benar-benar akan Kami masukkan mereka ke dalam Spz6MhA.